Monday, October 25, 2010

Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup

Renung-renungkan dan selamat beramal…. 
Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Mekah....... .
aku bertanya pada Ibu.
'Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah....?' 
Maklum, ini pertama kali aku ber Umrah.
Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya.
Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di bulan 
July 2007 yang lalu.
Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah.
Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi 
aku punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah.
Ibu berkata...'Shinta, Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup..'

Keningku berkerut.... ....'Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'
Ibu tersenyum.. 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'
Saya menggelengkan kepala.

'Panggilan pertama adalah Azan ', ujar Ibu.
'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita,
sangat kuat terdengar. Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.
Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita. Kadang kita terlambat, 
bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. 
Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya,
baik umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan 
membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti'.

Saya terpekur.... .mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan sholat karena meetinglah, 
mengajar lah, dan lain lain. Masya Allah....... .. 

Ibu melanjutkan, 'Shinta, Panggilan yang kedua adalah panggilanUmrah/Haji . Panggilan ini
bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' 
Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeza dengan hamba yang lain. J alan nya bermacam-macam. 
Yang tidak  punya wang menjadi punya wang, yang tidak merancang pula akan pergi, ada yang memang 
merancang dan terkabul. Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 
'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab 
panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah
 kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah
 bagi yang mampu'. 

Mata saya semakin berkaca-kaca. ........Subhanal lah...... .saya datang menjawab panggilan 
Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.. ......Alhamdulill ah...

'Dan panggilan ke-3', lanjut Ibu, 'adalah KEMATIAN . Panggilan yang kita jawab dengan amal 
kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita
tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal
sholeh. Karena itu Shinta, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan Allah
dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... .......Insya Allah syurga adalah 
balasannya.. ....' 

** Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada Allah karena kelalaian 
saya dalam menjawab panggilanNya. ....
Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaranNya, kasih sayangNya dan dengan semangat 
menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat..... .....

Aku menjawab panggilan UmrahMu, ya Allah, Tuhan Semesta Alam........ ....** 

Huraisy 
Pada hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang
bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking. BesarnyaHuraisy ini
dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.
Malaikat Jibril bertanya : 'Hai Huraisy! Engkau hendak ke mana dan siapa
yang kau cari?' Huraisy pun menjawab, 'Aku mahu mencarilima orang.'

'Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.
Ketiga, orang yang derhaka kepada ibubapanya.
Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.
Kelima, orang yang suka minum arak.'